Thursday, December 21, 2017

Dolanan Tradisional meriahkan festival komukino yang ke-6th

                         

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang kembali menyelenggarakan festival taunan komukino yang kini sudah berjalan di tahun ke 6 yang bertempat di gedung Monodhuis kotalama, Semarang. 

Dengan menggandeng 6 karesidenan yang ada di Jawatengah, festival komukino mengadakan beberapa acara festival yaitu festival kuliner,festival jamu,festival batik, talkshow,festival kampung dolanan dan berbagai perlombaan.
Zulfi(21) sebagai salah satu anggota komunitas kampung hompimpa yang juga mendukung acara festival dolanan ini merasa senang dan bangga ikut memeriahkan festival dolanan. Selain dapat mengajak para pengunjung kilas balik permainan yang sudah jarang ditemui seperti egrang, congklak, Gangsing, layangan, dan bakiak, pengunjung dapat bermain secara langsung. "Festival dolanan yang kita tahu bahwa awalnya karesidenan banyumas yang mengajak komunitas hompimpa ini untuk bergabung dengan sangat senang kami mendukung sekaligus langsung membawa beberapa permainan jadul yang kami bawa agar pengunjung juga tahu bahwa permainan jadul itu tidak punah jika kita bisa berusaha terus menerus untuk melestarikan danbmengenalkan kepada Generasi muda", ungkapnya.



Pengunjung juga terlihat sangat antusias mengunjungi stand festival dolanan. Selain kita dapat bernostalgia, pihak panitia festival mengadakan lomba bakiak dan egrang. Sorak bergembira dari pengunjung membuat acara festival komukino ikut meriah. Dari tahun ke tahun festival komukino selalu berjalan meriah. "Saya mengunjungi festival dolanan karena distand tersebut kami juga dapat mengenalkan sekaligus belajar untuk menciptakan mainan tradisional yang sudah jarang ditemui. Saya juga tidak menyangka di era modern ini masih ada generasi yang mempertahan mainan mainan di jaman saya kecil", ujar Hari(35).

Dengan kelancaran dan meriahnya acara yang terselenggara, pihak panitia komukino bangga atas kerjasama Tim yang tiap tahun memiliki ciri khas acara sendiri.  Harapan kedepan untuk tetap mempertahankan kemeriahan yang ada dan dapat mengajak lebih pengunjung yang menikmati kebudayaan Jawa Tengah yang beraneka ragam.



Sunday, December 10, 2017

LOVEBIRD

Lovebird yang menarikmembuat para pecinta burung semakin tertarik 

Awalnya lovebird hanya dipelihara orang yang senang dengan keindahan warnanya, namun seiring perkembangan waktu dan trend yang ada dalam perlokmbaan burung, lovebird juga dipelihara untuk memunculkan suara-suara khas lovebird yang panjang. Selain suaranya sebagai petarung burung yang lainnya populer juga sebagai burung pemaster burung lain. Pecinta burung seperti Misriyanto (52) yang memiliki koleksi burung lovebird dirumah sangat senang memelihara burung tersebut. “Saya menyukai burung lovebird karena warnanya yang menarik dan kicauannya jika didengar indah saat berada dirumah’’. Untuk perlombaan saya belum pernah mengikuti sama sekali hanya menyaksikan ketika ada event perlombaan burung jenis lovebird ini, suasana perlombaan selalu rame dan meriah apalagi jika kejuaraan yang diadakan kejuaraan piala walikota. Tidak hany dari wilayah Semarang yang mengikuti perlombaan ini namun dari beberapa wilayah di Jawa Tengah yang mengikuti perlombaan burung lovebird nasional ini.
Selain pak ... ada juga salah satu anggota komunitas lovebird yaitu Maya Iswandi (48) yang juga mengikuti kegiatan komunitas lovebird yang ada di Semarang. Pak Maya menyukai burung lovebird namun yang ia pelihara hanya 2 burung lovebird yang lainnya sudah mati dan ada yang dibeli orang lain. “Wah saya pertama tidak suka burung tetapi semenjak tau ada burung lovebird yang terkenal dengan kicauannya dan ebrbagai macam warna yang dipunya saya langsung tertarik ingin memelihara burung tersebut dirumah, selain itu say juga sering mengikuti perlombaan burung yang diadakan oleh para komunitas burung lovebird yang ada di Semarang ini’’ ujarnya. Perlombaan lovebird ini diadakan seminggu sekali tergantung event yang diadakan. Perlombaan yang sudah diikuti yaitu seperti perlombaan Gubernur Cup Jawa Tengah, Lomba burung berkicau Stadion Jatidiri Semarang, dan Lomba burung berkicau Karangjati 2016.


Untuk jenis-jenis lovebird sendiri memiliki banyak jenis :
1. Lovebird kepala abu-abu / lovebird madagaskar (Agapornis cana)             
Ukuran tubuh panjang 14 cm, berat 25-28 gram.
Burung lovebird madagaskar jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, hijau terang pada tunggirnya dan lebih kekuningan di bagian bawahnya; kepala, leher dan dada berwarna abu-abu; di bawah sayap berwarna hitam; bulu ekor berwarna hijau; paruh berwarna abu-abu muda; iris berwarna cokelat tua; kaki abu-abu.

2. Lovebird “muka merah” (Agapornis pullaria)
Agapornis pullaria jantan kri dan betina kanan (africanlovebirdsociety.com)
Ukuran tubuh panjang 15 cm, berat 43 gram.
Burung lovebird muka merah jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, sedikit lebih kekuning-kuningan di bagian bawahnya; dahi dan muka berwarna merah orange; tunggir berwarna biru terang; bulu di bawah sayap berwarna hitam; ekor berwarna hijau; paruh berwarna merah oranye; iris berwarna cokelat tua; kaki abu-abu. Burung lovebird warna merah betina: Dahi dan mukanya lebih berwarna oranye dibanding merah, di bawah sayap berwarna hijau.
Lovebird jenis ini sukar berkembang biak di penangkaran. Burung jantan dan betina dapat dibedakan dari warna bulu di bawah sayap. Bulu burung betina seluruhnya berwarna hijau, sedangkan bulu jantan di bagian bawah berwarna hitam.

3. Lovebird “sayap hitam” /lovebird abisinia (Agapornis taranta).
Ukuran tubuh panjang 15-16,5 cm, berat 55-65 gram
Burung lovebird abisinia jantan: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau, sedikit lebih kekuning-kuningan di bagian bawahnya; dahi, lorus dan lingkaran mata berwarna merah; bulu terbang berwarna hitam; bulu di bawah sayap berwarna hitam; ekor berwarna hijau; paruh berwarna merah merjan tua; iris berwarna cokelat gelap; kaki abu-abu. Burung lovebird abisinia betina: Bulu tubuh umumnya berwarna hijau; bulu di bawah sayap berwarna kehijauan atau kadang-kadang berwarna hitam kecoklatan; lingkaranmata berwarna hijau.

4. Lovebird “kerah hitam” (Agapornis swinderniana)
Ukuran tubuh lovebird “kerah hitam”: Panjang 13 cm, berat 39-41 gram.
Burung lovebird “kerah hitam” dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, sedikit lebih pucat di bagian kepala dan tubuh bagian bawah, tunggir dan bagian punggung berwarna biru, bulu di bagian bawah sayap berwarna hijau, bulu ekor berwarna hijau; kerah hitam yang sempit di bagian tengkuknya, seluruh leher di bagian kerah berwarna kuning dan kadang-kadang dengan sedikit warna yang memudar; paruh berwarna hitam keabu-abuan; iris berwarna kuning; kaki berwarna kuning kehijauan sampai hitam.

Burung lovebird “kerah hitam” muda: Tidak terdapat kerah hitam atau hanya diwakili beberapa bulu hitam di setiap bagian sisi leher; paruh berwarna abu-abu muda dan pada pangkalnya ada bercak hitam; iris berwarna coklat.

5. Lovebird “muka salem” (Agapornis roseicollis)
Salah satu contoh lovebird muka salem / Agapornis roseicollis (Foto: AfricanLovebirdSociety.com)
Ukuran tubuh panjang 15 cm, berat 46-63 g.Burung lovebird “muka salem”: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kuning di tubuh bagian bawah, bulu dahi dan di belakang mata berwarna merah, lorus, pipi, kerongkongan dan bagian atas dada berwarna merah muda; tunggir berwarna biru terang; bulu di bagian bawah sayap berwarna hijau dengan sedikit warna biru, bulu ekor bagian atas berwarna hijau, bagian bawah kebiruan; paruh berwarna kuning gading; iris berwarna cokelat tua; kaki berwarna abu-abu.


6. Lovebird kaca mata fischer (Agapornis fischeri)
Panjang 15 cm, berat 42-58 gram.
Burung lovebird kaca mata fischeri dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah; dahi, pipi dan kerongkongan berwarna merah oranye; bulu di bagian kepala lainnya berwarna hijau pudar; bagian atas dada dan kerah sekitar leher berwarna kuning; bagian atas ekor berwarna biru muda; bagioan bawah sayap berwarna biru dan hijau; ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah; iris berwarna cokelat; kaki berwarna abu-abu muda.
Burung lovebird kaca mata fischer muda: Bulu berwarna lebih muda dibandingkan dengan bulu burung dewasa, terutama bulu pada kepala; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.
Penyebaran lovebird kaca mata fischeries: Tanzania.
Lovebird kaca mata fischer termasuk lovebird yang mudah dikembangkan. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.
Warna mutasi lovebird kaca mata fischer adalah lovebird kaca mata fischer biru dan lovebird kaca mata fischer kuning. Persilangan antara lovebird kaca mata fischer dengan lovebird kaca mata nyasa menghasilkan warna mutasi lutino dan albino.

7. Lovebird kaca mata topeng (Agapornis personata)
Panjang 14,5 cm, berat 43-47 gram.
Burung lovebird kaca mata topeng dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau; lebihdahi, lorus, ubun-ubun, dan pipi bagian depan berwarna hitam kecoklatan; bulu di bagian kepala lainnya berwarna kehitam-hitaman pudar; kerongkongan berwarna oraney kemerahan; bagin atas dada dan kerah di sekeliling leher berwarna kuning; bulu ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah; iris berwarna cokelat; kaki berwarna abu-abu.
Burung lovebird kaca mata topeng yang masih muda: Bulu berwarna lebih muda dibandingkan dengan bulu burung dewasa, terutama pada bagian kepala; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam.Penyebaran lovebird kaca mata topeng: Tanzania Utara dan Tengah. Lovebird kaca mata topneg termasuk lovebird yang mudah dikembangkan. Antara lovebird jantan dan lovebird betina relatif sulit dibedakan.

8. Burung lovebird kacamata nyasa (Agapornis lilianae)
Burung lovebird kaca mata nyasa dewasa: Bulu umumnya berwarna hijau, lebih kekuningan pada tubuh bagian bawah dan tunggir; dahi dan kerongkongan berwarna merah oranye dan menjadi warna merah muda kekuning-kuningan pada bagian mahkota, lorus, pipi dan bagian atas dada; bulu ekor berwarna hijau; lingkar di sekeliling mata berwarna putih; paruh berwarna merah tua; iris berwarna cokelat kemerahan tua; kaki berwarna coklat keabu-abuan
Burung lovebird kaca mata nyasa muda: Bulu pada pipi berwarna kehitaman; pada pangkal paruh bagian atas terdapat bercak kecil berwarna hitam. Penyebaran lovebird kaca mata nyasa: Tanzania, Zanzobar bagian utara, Malawi bagian timur, dan Moaambik bagian barat laut.
Nah, gimana nih menurut kalian ? Lucu-lucu juga kan burung lovebird ini, semoga bermanfaat ya sedikit info tentang burung yang satu ini

Thursday, October 19, 2017

kebanyakan orang lebih dari sekedar peliharaan saja. Hewan-hewan tersebut adalah sahabat sejati manusia yang mana bisa membuat kehidupan mereka lebih berwarna dan lebih bahagia saat bersamanya.

1. Kucing – Hewan Peliharaan Paling Setia Manusia

hewan peliharaan
pixabay.com
Makhluk hidup yang satu ini merupakan salah satu jenis hewan yang paling banyak dipelihara di dunia. Jenis kucing pun sangat beragam dan tersebar luas hingga seluruh dunia. Kenali Jenis Kucing Termahal Di dunia

Dikatakan bahwa kucing sendiri sudah berbaur di kehidupan manusia sejak 6.000 tahun SM. Orang Mesir Kuno bahkan sejak 3.500 SM sudah memelihara kucing untuk dijadikan pembasmi hama berupa tikus atau hewan pengerat lain yang merusak lumbung padi mereka.
Dari semua jenis kucing, ada yang endemik atau hanya ada di daerah tertentu saja seperti Raas(asli Indonesia) dan ada yang sudah bercampur dengan jenis kucing lain dan menghasilkan jenis kucing baru. Jenis kucing yang tercatat secara resmi hingga saat ini sebagai kucing ‘murni’ adalah seperti Siam, Manx, dan Sphinx.

    Kucing-kucing dengan trah atau galur murni tersebut biasanya dikembangbiakkan di sebuah tempat pemeliharaan hewan resmi. Total jumlah kucing ras yang terdapat di seluruh dunia hanyalah 1%, sedangkan sisanya merupakan kucing keturunan campuran.
Ada juga jenis kucing ras lain, sebut saja jenis kucing Persia dan Angora (Anggora). Kedua jenis kucing itu memang berasal dari daerah yang mana dipakai untuk menyebut kucing tersebut. Masih banyak jenis kucing lain seperti, Birman, Ceylon, Tiffanie, Bengal, atau Bambino.
Masing-masing dari jenis kucing tersebut tentu memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Tak jarang, seseorang bahkan rela menghabiskan hidup dan uangnya untuk menikmati keindahan, kelucuan dan kecantikan seekor kucing.

2. Anjing – Bukan Hanya Sekedar Hewan Peliharaan, Mereka Spesial

hewan peliharaan
pixabay.com
Sama halnya dengannya kucing, anjing juga merupakan salah satu jenis hewan yang banyak dirawat manusia untuk dijadikan peliharaan. Dengan keunikan dan kelucuan yang tidak kalah dengan kucing, anjing bahkan dianggap sebagai sahabat sejati manusia.
Terdapat banyak jenis anjing di dunia, seperti Bulldog, Peking, Herder, Pomeranian, Poodle, Mini Pincher, Papillon, Rootwieler, Chihuahua, dan lain sebagainya. Setiap orang mempunyai pertimbangan sendiri untuk memelihara satu atau lebih jenis anjing dalam satu waktu.
Lalu timbul sebuah pertanyaan, manakah di antara anjing dan kucing yang banyak dipelihara oleh manusia? Tidak ada data pasti mengenai hal tersebut. Sebagian orang menyatakan anjing dan sebagian lainnya menyatakan kucing.
Namun, yang jelas masing-masing daerah dan wilayah berbeda-beda ketika membahas kedua jenis hewan peliharaan ini. Di Eropa, orang lebih memilih anjing daripada kucing sedangkan di Asia terutama Indonesia orang lebih menyukai memelihara kucing daripada anjing.

3. Kelinci – Lucu, Imut, dan Menggemaskan

hewan peliharaan
pixabay.com
Mungkin karena hewan ini hampir mirip dengan kedua jenis hewan di atas dengan bulunya yang unik, menggelikan, dan lucu maka banyak orang yang menjadikan sebagai hewan peliharaan.
Menurut beberapa catatan sejarah, penyebutan kelinci berasal dari kata Belanda ‘konijntje‘ yang berarti anak kelinci. Warga negara Belanda lah yang dikabarkan berperan penting tentang bagaimana kelinci bisa masuk ke tanah air.
Pada masa pendudukan dulu, orang-orang Belanda sering membawa hewan lucu ini sebagai peliharaannya dari Eropa. Beberapa jenis kelinci yang populer dijadikan hewan peliharaan adalah seperti kelinci Anggora, kelinci Belanda, dan kelinci Himalaya. Masih ada beberapa jenis kelinci lain yang juga tidak kalah terkenal.
Kelinci Dutch/Belanda merupakan jenis kelinci yang paling banyak peminatnya di Indonesia, baik oleh para pecinta hewan peliharaan atau para peternak. Para peternak memilih membudidayakan jenis ini karena kelinci ini mampu melahirkan anak antara 7-8 ekor.
Dari sisi harga pun, kelinci Belanda dengan umur 1-3 bulan dihargai antara 50 ribu hingga 200 ribu rupiah, sedangkan untuk umur di atas 3 bulan antara 200 ribu hingga 2 juta rupiah.
Biasanya, anak-anak kecil sangat suka bermain dengan kelinci karena lebih ramah, lucu dan juga menggemaskan.
Bagi orang-orang yang suka memelihara hewan ini dan bahkan sudah menjadi hobi, mereka rela menghabiskan jutaan rupiah untuk merawat kelinci peliharaan mereka. Hal yang perlu diperhatikan saat merawat hewan peliharaan imut ini adalah pertama dari kandang. Usahakan penempatan kandang jauh dari hiruk pikuk. Kemudian dari pakan yang sesuai dan waktu pemberian yang tepat.

4. Ikan – Hewan Peliharaan Bercorak Indah

cara merawat ikan cupan aduan
www.infoseputarcupang.com
Ukurannya yang kecil dan beragam jenisnya membuat hewan peliharaan ini bahkan dipelihara tidak dalam jumlah satu atau dua ekor saja tapi puluhan hingga ratusan ekor. Dari ratusan ekor tersebut kadang terdiri dari puluhan jenis ikan yang berbeda-beda.
Secara umum, orang menyebut jenis-jenis ikan berpenampilan indah dan cantik tersebut dengan sebutan ikan hias. Ada banyak jenis ikan hias di antaranya, ikan koi, ikan mas, cupang, dan lain sebagainya.
Namun, yang paling sering dijadikan hewan peliharaan yaitu jenis ikan koi dan ikan mas. Sebagian orang juga memelihara ikan cupang karena bentuk dan penampilannya yang sangat unik.

5. Ayam – Tidak Hanya Diternakkan, Tapi Juga Dijadikan Peliharaan

hewan peliharaan
pixabay.com
Unggas berikut ini sebenarnya banyak dipelihara dalam kuantitas yang sangat banyak untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Oleh karena itu, mayoritas orang mengenal ayam sebagai hewan ternak bukan sebagai hewan peliharaan.
Namun demikian, banyak masyarakat terutama di Indonesia yang merawat ayam di rumah masing-masing dengan jumlah yang sedikit yakni antara satu sampai tiga ekor.
Ayam tersebut biasanya merupakan ayam jago yang mana sering dijadikan sebagai bahan aduan ketika ada lomba laga khusus ayam jago. Secara spesifik, jenis ayam tersebut adalah ayam ras seperti Bekisar, Bangkok, Vietnam dan lain sebagainya.

6. Bebek – Unggas Berbulu Cantik, Berbentuk Unik

hewan peliharaan
pixabay.com
Hampir sama dengan ayam, bebek pun dianggap oleh banyak orang sebagai hewan ternak yang dagingnya dibutuhkan untuk memenuhi pangan manusia.
Walaupun begitu, ada segelintir orang di dunia yang menjadikan bebek sebagai hewan peliharaan dan bahkan dianggap sebagai teman sejati. Bebek tersebut dirawat karena memiliki corak yang indah dan kadang dipertunjukkan dalam sebuah acara.
Bebek lokal pun kadang dijadikan hewan peliharaan yang mana dirawat dengan baik untuk kemudian diambil telurnya dan dieramkan hingga menetas.

7. Burung – Menikmati Bulu Indah dan Suaranya yang Merdu

hewan peliharaan
pixabay.com
Jika dibandingkan dengan ayam, mayoritas orang sepertinya lebih memilih burung untuk dijadikan hewan peliharaan. Jenis burung yang sering dijadikan peliharaan biasanya ialah kakatua, dara, betet, nuri, elang, pipit dan lain-lain.
Burung-burung tersebut dipelihara mungkin karena keindahan suaranya, sorot mata yang tajam, corak bulu yang cantik ataupun alasan lainnya. Contohnya burung merpati atau dara yang harganya bisa melambung tinggi karena kicau suaranya.
Sekarang ini sedang marak-maraknya orang memelihara burung kicau dengan berbagai macam alasan, seperti untuk dinikmati suaranya atau warnanya yang bisa membuat hati pemiliknya menjadi tenang.
Pemiliknya kadang juga mengikutkan burung kicau mereka pada perlombaan tertentu untuk kemudian menang dan mendapatkan penghargaan yang bergengsi.
Bahkan beberapa penghobi di Indonesia bisa mendapatkan keuntungan besar dari hasil beternak burung kicau tersebut.

8. Marmut – Hewan Peliharaan yang Sangat Imut

hewan peliharaan
pixabay.com
Walaupun ukurannya terbilang kecil dibanding hewan peliharaan lain, seekor marmut ternyata membutuhkan ruang yang besar untuk ia bergerak. Dibutuhkan banyak waktu, usaha serta perhatian saat memelihara hewan imut yang satu ini.
Sebagai contoh, kita perlu menyiapkan kandang khusus untuk memeliharanya. Kandangnya pun tentu memiliki beberapa kriteria tertentu agar marmut dapat tinggal dengan nyaman di dalamnya. Selain itu, letak penempatan kandang pun juga harus diperhatikan, jangan pernah meletakkannya di tempat yang sering dilalui oleh banyak orang.
Usahakan untuk memelihara minimal dua ekor marmut, karena jika marmut dipelihara sendirian ada kemungkinan ia akan merasa kesepian dan malah membuatnya stres. Secara alami, marmut sendiri hidup dalam kawanan.

9. Kura-kura – Hewan Peliharaan Bercangkang

cara merawat kura kura brazil
asmaulhusna19.blogspot.com
Hewan peliharaan ini sedang populer dikalangan para anak muda pecinta reptil. Hewan berbentuk mungil dan unik hampir dapat kita temui di seluruh perairan dunia di daerah tropis atau subtropis, baik air laut ataupun air tawar.
Salah satu keunikan hewan ini adalah pada proses tidurnya jangka panjangnya yang disebut hibernasi. Proses tersebut merupakan salah satu bentuk pertahanan dirinya terhadap cuaca yang ekstrim. Ia akan merendamkan tubuhnya ke dalam lumpur sepanjang masa-masa ekstrim itu berjalan.
Akan beda halnya dengan kura-kura yang dipelihara di dalam kandang, mereka tidak melakukan hibernasi. Hal tersebut karena kebutuhan akan makanan dan keamanannya terjaga.
Jenis kura-kura yang sekarang populer dijadikan peliharaan adalah jenis kura-kura Brazil yang mana hewan ini memiliki bentuk tubuh yang sangat unik dan menarik perhatian beberapa pecinta reptil dan masyarakat umum.

10. Tarantula – Serangga yang Katanya ‘Beracun’

hewan peliharaan
pixabay.com
Siapa yang tak mengenal salah satu jenis laba-laba terbesar di dunia ini. Menurut mitos yang beredar, tarantula memiliki gigitan yang dapat menyebabkan kematian pada manusia. Namun, apakah ini benar adanya?
Hingga saat ini, belum ada fakta dan data yang valid mengenai kematian yang disebabkan karena gigitan seekor tarantula.
Di Indonesia, kini tarantula menjadi hewan yang disebut exotic animal yakni, satwa liar yang dirawat untuk dijadikan hewan peliharaan di rumah. Akan tetapi, sang pemilik tarantula tetap harus memperhatikan aspek-aspek keamanan ketika merawatnya.
Tarantula walaupun jinak saat dipelihara, namun karena ia merupakan satwa liar tentu insting liarnya tidak akan pernah hilang. Oleh sebab itu, bagi pemula sebaiknya mengetahui terlebih dahulu jenis serta karakteristiknya agar mudah ketika memeliharanya.

11. Monyet – Hewan Peliharaan yang Penuh Aksi

hewan peliharaan
pixabay.com
Tidak seperti hewan yang lain, memelihara seekor monyet merupakan sebuah tantangan yang cukup besar. Pada satu sisi mereka bisa jadi hewan yang lucu, namun pada lain waktu mereka bisa saja berubah agresif tentu dengan sebab-sebab tertentu.
Kita perlu banyak tenaga,waktu, bahkan uang saat berkomitmen memelihara monyet sebagai hewan peliharaan. Selain itu, kesabaran dan kasih sayang merupakan aset utama saat nantinya sudah mulai memelihara seekor monyet.
Bacalah terlebih dahulu berbagai referensi mengenai jenis-jenis monyet beserta sifat-sifat alaminya. Cobalah bertemu dan bercakap-cakap dengan seseorang yang memelihara monyet dan galilah informasi apapun tentang monyet.

12. Kuda – Hanya Milik Mereka yang Fanatik Dengannya

hewan peliharaan
pixabay.com
Karena ukuran tubuhnya yang lebih besar dari jenis hewan peliharaan lain membuat kuda tak begitu banyak dipelihara oleh manusia. Faktor pakan yang terbilang sulit untuk didapatkan juga merupakan penyebab jarangnya hewan ini tampak berada di lingkungan rumah.
Jikalau ada orang yang memelihara hewan ini, kemungkinan besar karena terdorong kebutuhan atau sebagai sebuah hobi. Kuda tergolong hewan yang mudah untuk dijinakkan, namun banyak orang malah enggan untuk merawatnya dengan pertimbangan yang telah disebutkan di atas.

13. Ular – Hewan Peliharaan yang Melilit Hatimu

hewan peliharaan
pixabay.com
Mungkin dari sekian jenis hewan peliharaan yang telah disebutkan, ular merupakan salah satu yang paling sedikit dipelihara selain kuda. Alasannya, tentu karena ular dikenal mempunyai bisa (racun) yang kadang bisa menimbulkan kematian bagi yang terkena.
Jangankan untuk merawatnya, dengan melihatnya saja kadang sebagian orang sudah banyak yang melarikan diri. Seekor ular piton bahkan bisa membunuh mangsanya seperti kambing atau sapi dengan hanya melilitnya. Namun, ada jenis ular tertentu yang tidak memiliki bisa sama sekali dan jenis inilah yang mayoritas penghobi pilih untuk dijadikan hewan peliharaan.
Sebenarnya kita tak perlu takut pada ular, karena ular sendiri takut akan kehadiran manusia. Ular tidak akan mampu menandingi kita karena gerakannya yang lamban. Hanya saja, persepsi kebanyakan orang sudah menganggap ular itu hewan yang sangat mematikan sehingga kemudian ditakuti.
Ular termasuk reptilia bertubuh panjang dan tak berkaki serta memiliki sisik layaknya kadal sehingga termasuk dalam kelompok kadal bersisik/Squamata. Perbedaannya adalah kadal memiliki kaki, lubang telinga, dan kelopak mata yang bisa dibuka tutup.
Ketahuilah terlebih dahulu jenis-jenis ular yang sering dan biasa dipelihara oleh manusia. Tanyakan kepada mereka yang memelihara ular dan dapatkan informasi apapun dari orang tersebut mengenai cara memelihara ular.

14. Sugar Glider – Satwa Liar Mungil dari Aussie

hewan peliharaan
pixabay.com
Mengapa dinamai sugar glider? Alasannya adalah karena hewan peliharaan ini sangat suka terhadap makanan yang manis seperti nectar bunga di dalam hutan dan dapat melayang/glider dari satu titik ke titik yang lainnya.
Memiliki nama Latin Petaurus breviceps, hewan berukuran kecil ini termasuk arboreal, marsupial, dan omnivora. Bentuk hewan ini seperti seekor tupai terbang.
Habitat asli hewan nocturnal ini adalah Papua dan Australia dan sering kita temui di hutan yang banyak ditumbuhi pohon eucalyptus.
Makanan utamanya adalah serangga, hewan-hewan kecil serta getah manis yang ada di acaciagumtress, dan eucalyptus. Jika kita merawatnya dengan benar, seekor sugar glider bisa hidup hingga 14 tahun lamanya.

15. Landak Mini – Siapa yang Tahan Dengan Pesona Hewan Peliharaan Satu Ini?

hewan peliharaan
pixabay.com
Landak termasuk mamalia yang berasal dari keluarga Erinaceinae, memiliki 16 jenis spesies berbeda yang bisa kita temukan di Asia, Afrika, Eropa dan Selandia Baru. Duri di badan landak mini membuat hewan peliharaan ini sangat mudah untuk dikenali. Duri-duri tersebut merupakan rambut berongga yang bertekstur keras.
Tidak seperti landak hutan, landak mini tergolong aman dipelihara karena durinya tidak mengandung racun. Pada awal memegangnya mungkin akan terasa sakit, namun jika sudah terbiasa maka rasa sakitnya hanya seperti saat memegang sikat rambut.
Landak mini termasuk hewan nocturnal yang mana ia akan aktif saat malam hari tiba. Pada siang harinya, ia lebih memilih untuk bersembunyi di tempat-tempat yang gelap.
Walaupun landak mini termasuk insektivora (pemakan serangga), kita bisa memberi makannya dengan pakan buatan seperti pakan kering untuk kucing dan anjing. Tidak cukup hanya itu, kita juga perlu mengkombinasikan pakan kering tersebut dengan serangga kecil atau ulat.
Perlu diperhatikan jangan pernah memberikan susu kepada landak mini karena ususnya sangat sensitif terhadap protein susu yang akan mempengaruhi sistem pencernaannya nanti.

Itulah jenis-jenis hewan peliharaan yang sering dijadikan manusia sebagai sahabat sejati. Sebagian hewan-hewan tersebut memang sudah sejak zaman dahulu dianggap sebagai peliharaan, namun sebagian yang lain ada yang baru saja populer dijadikan peliharaan.

Jadi, hewan peliharaan manakah yang kamu jadikan sahabat sejati sekarang ini?